(",)

Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Juni 2014

Bronjong Sungai Cimanis, Cirebon


Warga kali bangka, Desa rawa urip kini tak perlu khawatir lagi terhadap bahaya longsor tanggul sungai cimanis, karena kini kementerian Pekerjaan Umum dan Kontraktor Wijaya Karya membangun Bronjong untuk proteksi Tanggul sungai, diharapkan bisa melindungi tanah dari bahaya abrasi air sungai,.


 Survey dilakukan untuk mendesain Konstruksi Bronjong yang akan dibangun, ini menentukan bentuk dan banyaknya bronjong yang akan dipasang nanti,


cukup parah juga ya gan,,



@aat qiee teradahan banget,, hati-hati nyemplung aja lo att..







tinggi tebing sungai kira-kira 6-7 meter ..




setelah pengukuran selesai dan gambar serta perhitungan konstruksi telah tergambarkan, selanjutnya pengerjaan bronjong pun dimulai, tahap pertama adalah membuat perkuatan pada dasar bronjong agar bronjong kuat menopang beratnya sendiri, dan melawan arus sungai.. 







simsalabimmmm selesai juga akhirnya pekerjaan bronjong sungai cimanis ini..
 bagus kan gan.. 







Alhasil Penduduk sekitar memanfaatkan Konstruksi Bronjong ini sebagai sebuah wisata pemancingan gratis biasa para pemancing mendapatkan kakap putih yang banyak berada di sekitar area bronjong ini..



ini dia Bapak Pelaksana bronjong kita, Bapak Tong'am..


#drafter bronjong 1 @ubay dillah


#drafter bronjong 2 @perdiansyah abdillah

doi sama ane satu marga gan.. jadi jangan heran kalo nama belakang kita sama... hehehe.. tapi bener sih tempat lahirnya sama, @sukabumi..

Tambak Garam Cirebon

di dunia ini banyak rasa, rasa sakit, rasa sedih, rasa gembira, juga ada rasa asin..
hehehe.. :D

this is, tambak garam cirebon, yg terletak di kecamatan pangenan, memiliki kurang lebih 1000 hektare tambak garam yang tersebar di 5 desa,
1. Pengarengan
2. Rawa Urip
3. Bendungan
4. Pangenan
5. Ender
biasanya permusim tambak garam Cirebon mampu menghasilkan garam sebanyak 36.000 Ton.
tapi kini (tanggal: 23-06-2014) masih belum ada yang memanen garam karena hujan masih saja turun 3 hari terakhir akibatnya, musim garam kali ini mundur 1 bulan dari musim biasanya..


Garam dihasilkan dari penguapan air laut yang digunakan untuk bumbu penyedap dan kosmetik, air laut ditampung di tambak yang telah di haluskan permukaannya dengan roll kayu atau roll paralon sebelumnya air garam ditampung dahulu di kolam kecil penampungan.
kemudian disalurkan pada tempat penguapan yang telah disediakan.

butuh waktu 3-7 hari hingga garam benar-benar mengkristal dan dapat di ambil, penduduk sekitar biasanya memanen garamnya sebanyak 2 kali seminggu, jika ingin garam kualisat bagus garam dipanen 1 minggu sekali


#proses pemanenan garam 











Semua berubah saat musim penghujan datang, tambak garam tidak bisa menghasilkan garam lagi, dan sebagian tambak di alih fungsikan menjadi lahan tambak udang, atau ikan, 





Pemerintah melalui kementerian Pekerjaan Umum Berupaya meningkatkan kualitas dan membantu masalah para penambak garam khususnya di kabupaten Cirebon dan Indramayu dengan merevitalisasi saluran yang berfusngsi memasok sumber air laut sebagai bahan baku pembuatan garam, juga membuat penyaring dengan membangun pemecah gelombang..


Pemerintah pun berupaya melakukan sosialisasi membuat garam beryodium..



dengan melakukan peyuluhan ini diharapkan garam yang dihasilkan sudah mengandung kadar yodium,.

so.. bisa jadi garam dirumah kalian dihasilkan dari sini nih.. hehehe.. apa rasanya kalo didunia ini gak ada rasa asin,.. hidup GARAM.. hehehe.. sekali asin tetap asin.. !!!
salam asin..


it's me..  kuli gambar, proyek revitalisasi jaringan tambak garam, cirebon.

Kamis, 27 Desember 2012

hanya senilai Segelas Air

SUATU hari tampak Khalifah Harun AI-Rasyid salah seorang Khalifah dari Dinasti Bani Abbasiyah yang terkenal dengan kebaikan dan kesolehannanya, seorang khalifah yang sangat tawaddu'.

Suatu hari beliau duduk dengan gelisah dan tidak tahu apa sebabnya, tampak duduknya tidak tenang, sekali-kali berdiri dan kemudian duduk kembali begitu seterusnya. Khalifah Harun Al- Rasyid memerintahkan salah seorang pengawalnya untuk mengundang seorang ulama 'yang sholeh dan tawaddu' pada masa itu, seorang ulama' yang tidak pernah mau dekat dan menerima jabatan apapun dari Khalifah dan hal itu membuat Khalifah Harun AI-Rasyid sangat menghormatinya, yaitu Abu As Sammak.

Ketika Abu As Sammak datang kehadapannya, Khalifah langsung berkata "nasehatilah aku, wahai Abu As Sammak, ulama' yang baik dan berpendirian teguh," demikian mulia permohonan dari Khalifah yang mempunyai kekuasaan tiada banding kala itu kepada seorang ulama yang sangat bersahaja datang kehadapannya dengan berjalan kaki.

Pada saat itu datang seorang pelayan dengan membawa segelas air untuk Khalitah Harun AI-Rasyid, dan ketika dia bersiap untuk meminumnya, Abu As-Sammak berkata : "Tunggu sebentar wahai Amirul Mukminin. Demi Allah, aku mengharap agar pertanyaanku dijawab dengan kejujuranmu. Seandainya anda berada dalam kehausan yang tak tertahan lagi, tapi segelas air ini tak dapat anda minum, berapa harga yang bersedia anda bayar demi melepaskan dahaga?".

"Setengah dari yang kumiliki," ujar sang Khalifah dan langsung meminum segelas air tersebut. Beberapa saat kemudian setelah sang Khalifah meminum segelas air tersebut, Abu As- Sammak bertanya kembali, "seandainya apa yang telah anda minum tadi tak dapat keluar kembali, sehingga mengganggu kesehatan anda, berapakah anda bersedia membayar untuk kesembuhan anda?".

"Setengah dari yang kumiliki," jawab Khalifah Harun AI- Rasyid tegas. "Ketahuilah bahwa seluruh kekayaan dan kekuasaan di dunia yang nilainya hanya seharga segelas air tidak wajar diperebutkan atau dipertahankan tanpa hak dan kebenaran," kata Abu As Sammak kepada Khalifah Harun AI-Rasyid.

Khalifah Harun AI-Rasyid yang kekuasaannya meliputi negara yang amat luas dan Bani Abbasiyah dalam puncak kejayaan membenarkan ucapan Abu As Sammak, demikian agung dan jujur Khalifah Harun Al- Rasyid begitu juga dengan Abu As Sammak yang berani dan tegas terhadap penguasa.

sumber : Sabili

my facebook

Popular post

-.-