(",)

Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

Mencintai Karena Allah


Kadang, kita takut menyakiti hatinya atau khawatir merusak kebahagiaannya, sehingga kita bungkam ketika melihatnya melakukan apa yg tidak Allah ridhoi,

Kita diam saat kita tahu bahwa ia tengah tenggelam dalam maksiat padaNya..

sekali lagi, hanya karena tak ingin merusak senyumnya..


Padahal...
Cinta karenaNya bukan berorientasi pada keridhoannya, melainkan keridhoanNya. Maka, ketika dalam perjalanannya ada hal yg tidak sejalan dgn syariatNya, seharusnya cinta menggerakkan kita untuk saling mengingatkan.

Padahal, kelak, ada sahabat yang di dunia amat dekat namun jadi musuh di akhirat. Karena, orientasi hubungannya hanya duniawi.. -aku jaga perasaanmu, kamu jaga perasaanku, kita saling memahami, senang senang bersama, selamanya. BFF-

Jika memang cinta karenaNya, kita harus berani menasihati walau kita tahu itu pahit untuknya. Karena sejatinya, saat menasihati tsb kita sedang merancang sebuah rencana bahwa kelak kita akan tersenyum bersamanya di akhirat kelak..senyuman yang abadi di tengah surga yg mengalir di bawahnya sungai-sungai, bukan senyuman sesaat ketika ia berada dalam maksiat.

::aku mencintaimu karena Allah::
(Suryani Cangai)

Jumat, 14 Desember 2012

kisah unik dua Sahabat

Salman Al Farisi sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita shalihah telah menarik perhatiannya.  Tapi bagaimanapun, Madinah bukanlah tempat ia tumbuh dewasa. Ia berpikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi urusan pelik bagi seorang pendatang seperti Salman. Maka, disampaikanlah gejolak hati itu kepada sahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abu Darda’.

“Subhanalloh, Walhamdulillah..” senang hati Abu Darda’ mendengarnya. Setelah persiapan, beriringanlah kedua sahabat itu menuju rumah wanita sholihah yang dimaksud.

“Saya Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam. Ia juga telah memuliakan islam dengan amal dan jihadnya. Salman memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya.”

Dibalaslah oleh orangtua wanita shalihah tersebut, “Adalah kehormatan bagi kami menerima Anda sahabat Rasulullah yang mulia. Dan suatu penghargaan bagi kami  bermenantukan seorang sahabat yang Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami.”

Abu Darda dan Salman menunggu dengan berdebar-debar. Hingga sang ibu muncul kembali setelah berbincang-bincang dengan puterinya.
“Maafkan kami atas keterusterangan ini. Dengan mengharap Ridho Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”

Keterusterangan yang di luar prediksi. Mengejutkan bahwa sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya. Ironis sekaligus indah. Bayangkan sebuah perasaan campur aduk dimana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah  dan bertemu dengan gelombang kesadaran. Yup, Salman memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar apa yang dikatakan Salman:

“ Allahu Akbar! Semua mahar yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’ dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”


(disadur dari Buku “Jalan Cinta Para Pejuang” karya Salim A. Fillah)

Pernah ada Masanya

 Pernah ada masa-masa dalam cinta kita
kita lekat bagai api dan kayu
bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
hingga terlambat untuk menginsyafi bahwa
tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu

pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini
kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
merasa menghias langit, menyuburkan bumi,
dan melukis pelangi
namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai

di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari
mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman
bahkan saling nasehatpun tak lain bagai dua lilin
saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api

kubaca cendikiawan dinasti ming, feng meng long
menuliskan sebaitnya dalam ‘yushi mingyan’;
“bungapun layu jika berlebih diberi rawatan
willow tumbuh subur meski diabaikan”

maka kitapun menjaga jarak dan mengikuti nasihat ‘ali
“berkunjunglah hanya sekali-sekali, dengan itu cinta bersemi”

padahal saat itu, kau sedang dalam kesulitan
seperti katamu, kau sedang perlu bimbingan
maka seolah aku telah membiarkan
orang bisu yang merasakan kepahitan
menderita sendiri, getir dalam sunyi
-ataukah memang sejak dulu begitulah aku?-

dan sekarang aku merasa bersalah lagi
seolah hadirku kini cuma untuk menegur
hanya mengajukan keberatan, bahkan menyalahkan
bukan lagi penguatan, bukan lagi uluran tangan
-kurasa uluran tanganku yang dulupun membuat kita
hanya berputar-putar di kubangan yang kau gali itu-

kini aku hanya menangis rindu membaca kisah ini;
satu hari abu bakar, lelaki tinggi kurus itu menjinjing kainnya
terlunjak jalannya, tertampak lututnya, gemetar tubuhnya
“sahabat kalian ini”, kata Sang Nabi pada majelisnya, “sedang kesal
maka berilah salam padanya dan hiburlah hatinya..”

“antara aku dan putera al khaththab”, lirih abu bakar
dia genggam tangan nabi, dia tatap mata beliau dalam-dalam
“ada kesalahfahaman. lalu dia marah dan menutup pintu rumah.
kuketuk pintunya, kuucapkan salam berulangkali untuk memohon maafnya,
tapi dia tak membukanya, tak menjawabku, dan tak juga memaafkan.”

tepat ketika abu bakar selesai berkisah, ‘umar datang dengan resah
“sungguh aku diutus pada kalian”, Sang Nabi bersabda
“lalu kalian berkata ‘engkau dusta!’, wajah beliau memerah
“hanya abu bakar seorang yang langsung mengiya, ‘engkau benar!’
lalu dia membelaku dengan seluruh jiwa dan hartanya.
masihkah kalian tidak takut pada Allah untuk menyakiti sahabatku?”

‘umar berlinang, beristighfar dan berjalan simpuh mendekat
tapi tangis abu bakr lebih keras, air matanya bagai kaca jendela lepas
katanya, “tidak ya Rasulallah.. tidak.. ini bukan salahnya..
demi Allah akulah memang yang keterlaluan..”
lalu diapun memeluk ‘umar, menenangkan bahu yang terguncang

ya Allah jika kelak mereka berpelukan lagi di sisiMu
mohon sisakan bagian rengkuhannya untuk kami
pada pundak, pada lengan, pada nafas-nafas ini..

salim a. fillah –www.fillah.co.cc-

Rabu, 17 Oktober 2012

Nay

     

Allah lah yang menanamkan rasa cinta pada hati kita..
Rasa cinta yang menyebabkan aku mencintai mu..
Cinta yang mengombang-ambing bak Perahu yang tak ber-awak..
Sungguh Aku tak ingin cinta ini rusak hanya karna aku mencintaimu..

Bisa di ibaratkan Cinta itu adalah permata dan aku hanya punya satu
Jika Aku memberikannya pada orang yang salah
Aku takut merusaknya
biar ku simpan permataku khusus untukmu.. istriku ..

Kata yang tepat untukku saat ini adalah.. sabar ..

..sabar.. Allah akan pilihkan bidadari yang terbaik untukmu.. namun bukan saat ini..
..sabar.. Wanita ini jauh lebih baik dari pada wanita yang kau sukai saat ini..
..sabar.. Kebahagiaan yang kau dapat akan lebih baik daripada wanita yang menjadi kekasihmu saat ini..

Ku pasrahkan semua cinta ini padaMu..
Ku titipkan Permata yang kupunya ini untukMu..
Tolong Jaga dia.. Pemilik Permata ku nantinya..
Aku akan menanti mu.. disini.. di hati ini..

#kubilkamal


Sabtu, 25 Agustus 2012

LOVE STORY - Akhir kisah min

Serial Cinta <chapter 5>
Akhir kisah min
oleh : Kubil Kamal



sudah lama tidak menulis lagi tentang perjalanan ini..

anggap lah ini hanya sebuah cerita yang sering mengganggu pikiranku..
sebuah cerita yang tak perlu di pendam di dalam hati..
sebuah kisah .. hanya kisah.. yang cukup di ambil pelajarannya saja.. tak perlu di ambil yang lain-lain.

"bila di suruh memilih antara 'tidak mengenalmu dengan melupakanmu' aku akan memilih untuk tidak mengenalmu."

monyet
regina frista haris

sakittttt..
perihhh..
pedisss..

Ahhh... ingin ku cabut saja nyawaku saat itu..

memang.. perjalanan cinta kepada manusia khususnya bukan 1 mahram, akan berakhir menyedihkan..
ITU PASTI, sejak saat itu aku tak ingin menjalin asmara lagi..

sebab sudah ada ALLAH tempat kita bercumbu.. mengadu sepuas hati tanpa ada batasan.
bukan manusia yang seharusnya jadi tempat menagih simpati..



Tuhan dulu pernah aku menagih simpati

Kepada manusia yang alpa jua buta
Lalu terheretlah aku dilorong gelisah
Luka hati yang berdarah kini jadi parah



Semalam sudah sampai kepenghujungnya
Kisah seribu duka ku harap sudah berlalu
Tak ingin lagi kuulangi kembali
Gerak dosa yang menhiris hati



Tuhan dosa itu menggunung
Tapi rahmat-Mu melangit luas
Harga selautan syukurku
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi



Tuhan walau taubat sering kumungkir
Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi
Bila selangkah kurapat pada-Mu
Seribu langkah Kau rapat padaku


Raihan : mengemis kasih.

ku robek, ku bakar, ku telan (#Lho
ku bakar semua kenangan bersama dia..
foto, surat cinta, dsb..
bahkan parahnya ketika kita berpapasan aku memanggil dia 'eh perek..'


hmhmm

itu semua masa lalu..
sekarang aku dan dia tetap menjalin pertemanan. agar silaturahmi diantara kita tetap terjaga.
rasanya kita sudah melupakan kenangan itu semua,.

semua berlalu biarlah berlalu..
jadikan itu semua sebagai pelajaran penting bagi kita di masa depan kemudian,

oleh: Kubilkamal

Selasa, 31 Juli 2012

LOVE STORY - Surat Cinta

Serial Cinta <chapter 4>
Surat Cinta 
oleh : Kubil Kamal

Informasi dan komunikasi berkembang pesat pada zaman sekarang ini, namun tidak demikian pada ketika aku kelas 6 MIN, meski handphone genggam sudah bermunculan, namun hanya sedikit yang memilikinya pada seusia saya yang dikala itu masih 12 tahun.

singkat kata singkat cerita ku jalin komunikasi dengannya pake surat #cie cie..
masih ingat-ingat pikun di pikiran tentang sejumlah pantun-pantun pembuka, dan penutup seperti :


"empat kali empat samadengan eman belas
Sempat tidak sempat harus di balas".

bosen kalo ngomongin yang beginian mending kita percepat ceritanya..

ada satu perempuan lagi namanya Mutiara

monyet

diam diam dia suka juga sama Ubay Dillah..
tanpa ubay menyadarinya..

dibelakang ku kedua wanita itu bertengkar lewat surat menyurat di antara mereka, dan pada suatu ketika entah mengapa surat dari mutiara ke egi nyangsang ke ruang guru..

weleh-weleh..
egi dan mutiara di panggil dan di sidang..
tak lama aku pun di panggil jua.

entah bagaimana perasaanku saat itu, pertama bingung kenapa tiba-tiba di panggil ke ruang guru.
ternyata disana sudah ada egi dan mutiara duduk tampak murung.

nggak sanggup lanjutin tulisannya.. di sambung nanti aja ya..

daaaa...











Sabtu, 21 Juli 2012

LOVE STORY - Pasar Malam

Serial Cinta <chapter 3>
Pasar Malam
oleh : Kubil Kamal



malam yang indah kala itu, teduh namun tak tampak awan.. hanya terlihat bulan yang mengintip kedatanganku, taburan bintang yang menghiasi malam, dan taburan rambutan di pohon sepanjang jalan.
@ lapangan pohon rambutan kelurahan duren sawitsiang tadi, egi mengajakku untuk ketemuan.
pasar malam yang jadi pilihan, ya.. hiburan ala dufan sederhana yang disajikan tiap kali mentari mulai menyembunyikan dirinya, hiburan ala rakyat yang satu ini memang sangat di nanti banyak orang kala itu. okke.. kita ketemuan di pasar malam lapangan kelurahan duren sawit jam 8.

untunglah uang di saku enggak tipis-tipis amat, maklum.. berapa si uang jajan kala itu
ya.. cukup sekedar menaiki beberapa wahana bersama egi dan membeli sedikit makanan.


kala itu aku tak sendiri ada 2 teman sekelasku yang menemani.
ada Rio dan ada Almarhum Riswanto (pacar yuni waktu kelas 3 dan 4).

dan egi bersama ke 3 temannya pula, yang tempo hari menyeret ku.

lampu warna-warni menghiasi gelapnya dan sunyinya malam ini, terasa hangat padahal suhu diluar mencapai 20 derajat celcius #ngarang. ramai kala itu, karna memang sekarang malam minggu.
was-was takut ketahuan orang tua anaknya sedang ada janjian dengan seorang wanita, tapi woles wae..

ketemulah aku disana di pasar malam. berkeliling bersama melihat suasana ramainya pasar malam, menyusuri sela-sela ratusan orang yang memadati. setelah melihat lihat. aku membeli 2 tiket kincir angin Rp. 3000/org. kita naik sama-sama.  indahnya...

sepinya hati karna tak diisi
ku isi lah dengan dirimu egi
berputar bagai kincir di waktu malam
memandang luas sekeliling sudut kegelapan hati


tak seperti pacaran zaman sekarang. Aku tak pernah menyentuh egi sedikit pun kecuali menyentuh hatinya.






Jumat, 20 Juli 2012

LOVE STORY - Sebelum Pertemuan

Serial Cinta <chapter 2>
Sebelum Pertemuan
oleh : Kubil Kamal


kini kembali ku cerita, sebenarnya sebelum datang nama egi, ada tersemat nama gadis yang ku suka dari sejak aku pertama masuk Madrasah Ibtidaiyah. mungkin masih terniang sampai sekarang.
namanya Yuni Lestiawati.

monyet



Meskipun cinta telah ku uraikan
dan kujelaskan panjang lebar
namun bila cinta ku datangi aku jadi malu 
pada keterangan ku sendiri
kata-kata pecah begitu sampai kepada cinta
semantara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya
dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak bernyawa
bagikan keledai terbaring tak berdaya
cinta sendirilah yang menerangkan cinta.


#Ketika Cinta Bertasbih

Sejalan dengan perputaran jam, bergantinya siang dan malam, serta kian bergantinya musim (musim layangan, musim gambaran, musim kecapi, musim rambutan, musim tamiya dan segala musim lainnya #hhe) rasanya sulit untuk melupakan yang satu ini.

Awal permulaan ketika kelas 1A, yuni berpacaran dengan hafidz (kalo nggak salah namanya) anak guru #wiihh. (masih cilik udah pada pacaran ..#hedehhh) lanjut..   aku dan yuni kala itu cukup hanya saling pandang-pandangan mata, jadi seperti sebuah permainan, dimana ketika kita sudah berpandangan, cukup  lama tampaknya... siapapun diantara kita yang tersenyum duluan.. dialah yang kalah. permainan ini sangat membahayakan, hhe jangan ditiru..  permainan ini tidak disengaja sebab, jadi hanya hati kitalah yang memulainya.

Ajaibnya cinta..
ia dapat menggerakkan segalanya..
bergerak meski tak terlihat porosnya..
dan merubah semua alur kegelapan..

Seindah sedamai pantai melambai gemalai, begitulah hati merindu kasih yang padu bagaikan pepasir basah disimbah lautan - The Zikr








Kamis, 19 Juli 2012

LOVE STORY - Sebuah titik


aku tak tahu ini kisah yang patut di ceritakan atau tidak.. tapi ini sangat mengganggu pikiranku karna selalu terkenang akan hal ini, mungkin karna.. aku tak pernah bercerita kepada siapa pun kecuali sahabat Ibtidaiyah ku yang sudah tau alur ceritanya...

berbicara cinta pertama tak lepas dari kepolosanku akan hal itu..
hemh.. mungkin aku baru tahu kata cinta jauh setelah cerita ini..

kurasa lebih banyak sakit yang kurasa setelah datangnya cinta pertama.. karna aku salah menempatkan cinta pertamaku, yang seharusnya hanya kepada sang pencintalah seharusnya hati ini di tambatkan, yaitu kepada Allah semata.

sepertinya tulisan ini agak pribadi.. jadi.. semoga saja bagi kamu yang membacanya dapat menjaga pemikirannya tentang diriku selama ini..


Serial cinta <chapter 1>
Sebuah titik
oleh : kubil kamal

aku tak tahu ini cinta atau bukan..
berawal dari kepolosan ku di kelas 5  Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Duren Sawit (yang sekarang samping bkt), meski polos.. kala itu aku berhasil mendapatkan juara 3 lomba Pemilihan Dai Kecil Se-Kecamatan Duren Sawit, dan memimpin pasukan pramuka sekolahku untuk jambore di Cibubur se tingkat kabupaten. kalo enggak salah nama regunya itu regu cendrawasih. dan disana (cibubur) aku berhasil memimpin pasukan pramuka seluruh kecamatan Duren Sawit pada waktu PBB.

mungkin sejak saat itulah aku begitu di kenal seluruh teman-temanku dan guru-guruku dan begitu pula dengan adik-adik kelas ku.. termasuk orang yang satu ini..
namanya (egi) Regina Frista Haris.

monyet

bermula ketika habis bermain bola dikala siang.. usai pulang sekolah.. kala itu aku dapat giliran piket, hari rabu kalo enggak salah. .. biasa.. kala itu diberi tugas oleh guru merawat tanaman yang kita tanam di belakang sekolah.. usai aku menyiram tanaman.. aku kembali ke kelasku ke lantai 2 kelas 5A.

seusai mengambil tas tiba-tiba ada 4 perempuan yang menyeretku..#sadis amat..
dibawanya aku ke belakang sekolah dengan tergesa-gesa.. kulihat disana telah menunggu seorang wanita.. dialah egi.. sedikit-sedikit berontak dari ke 4 perempuan yang membawaku, karna aku tak tahu maksud ini semua. lalu egi menghampiriku dan berkata "ubay mau nggak jadi pacar aku" saking lugunya aku kala itu, tak tahu apa itu pacar.. tak tahu apa itu cinta.. tak tahu apa itu jatuh cinta.. # swit swiww

emang dasar anak cilik.. aku diambilkan bunga oleh salah satu temanku dan kemudian memberikannya kepada egi #romantisnya..

sebuah kata tergambar indah
baru ku tahu itulah cinta
dekat walau kita jauh
gelap kalau tiada dirimu


tak berdaya bila engkau hilang
ku takut enyah rinduku
dan menghanyutkan semua cita
kuharap engkau disini,, tetap disini


(kelabu cinta) oleh : kubil kamal


tidak seperti pacaran zaman sekarang.. yang harus menghafal hari jadian, minggu jadian, bulan jadian, tahun jadian. cukuplah diriku menghafal dirimu dalam ingatan dan hatiku saja..

entahlah bunga kuning itu masih ia simpan atau tidak..







Jumat, 13 April 2012

LETAKAN CINTA PADA TEMPATNYA


Cinta itu air mata .. kata Bulan yang baru aja putus dengan pacarnya ...

Bukan .. cinta itu senyuman terindah yang menjadikan hari-hari penuh warna ... Ralatnya lagi esokanya saat nemu gacoan baru yang lebih oke dari pacar sebelumnya...

Yang bener cinta itu perjuangan ... Tulisnya di buku hariannya setelah tahu kalo gacoannya juga diincer temen baiknya ...

Sial …! Ternyata cinta itu malapetaka yang bikin retak persahabatan bulan dengan sohibnya gara-gara berebut gacoan yang sama .... Padahal ... akhirnya ketahuan kalo sang gacoan ternyata udah punya istri ..

C I N T A ... Cerita Indah Namun Terkadang Aneh ... Ya aneh .. lantaran para pemain cinta bisa seenaknya mengekspresikan perasaan atas nama cinta ...

Mulai dari sikap posesif yang bisa berujung pada kekerasan terhadap pasangan ..

sex before married .. atau sikap setia alias selingkuh tiada akhir ...

Ada juga para pemain cinta yang ‘alim’ ... Tapi bukan berarti mereka steril dari godaan setan .. Karena masalahnya bukan iman para pemain cinta yang kedodoran .. Tapi wadah cinta itu sendiri yang kian hari kian memanjakan syahwat ..

Gencarnya tayangan yang mengupas cinta semakin menghanyutkan Manusia dalam buaian asmara ...

Persoalan cinta bagi remaja .. sama dengan persoalan hidup dan mati .... Nggak punya pacar .. bete jadi bahan ejekan temen ... Giliran punya pacar .. bingung dengan ongkos perawatannya ...

Pacar ngambek .. kepikiran siang malam ... Kalo udah mau putus kudu ada cadangan selingkuhan ...Biar kalo ngejomblo nggak terlalu lama ...

Provokasi media telah menjadikan cinta cuman bernilai materi dan kepuasan jasmani ... Cinta yang mulia kini kian ternoda ... Cinta emang anugerah .. tapi kalo kita mensikapinya salah kaprah bisa jadi musibah .. Malah bukan cuman satu .. tapi rentetan musibah ..

Ketika peran akal sehat tergantikan nafsu syahwat .. Bagi para pemuja cinta .. pertimbangan akal sehat jarang dipake sebelum berbuat ....

Boro-boro sempet mikir panjang ... Yang kepikiran di otak cuman gimana caranya agar setiap keinginan bisa terpenuhi dengan cepat dan mudah meski harus menghalakan segala cara./Dari sinilah bibit kejahatan mulai disemai dan pintu kemaksiatan mulai terbuka ..

Para pemuja cinta ngerasa pacar adalah salah satu aset kepemilikan yang mesti dia jaga dari tangan-tangan jahil .. Dia nggak rela kalo pasangannya ngobrol sambil cekakak-cekikik-cekukuk dengan cowok/cewek lain .. Kalo ada yang berani nerobos .. ribut besar urusannya ....

Tak jarang pacarnya juga sering kebagian tindakan kekerasan kalo coba macem-macem ... Akhirnya jalinan asmara serasa hidup di penjara ...

Ibnu Abbas pernah mendengar berita ada seorang laki-laki yang sangat kurus .. hingga yang tersisa hanya kulit dan tulang ...Ibnu Abbas berkata “Kenapa ia ..?” “Ia terkena jatuh cinta .. isyq (cinta buta)” jawab seseorang ..

Kemudian Ibnu Abbas berdoa dan berlindung kepada Allah sepanjang hari dari penyakit isyq ...

Makanya kita mesti hati-hati dengan kehadiran virus merah jambu dalam hati .. Jangan sampai menjadi liar dan memangsa akal sehat kita .. Hati-hati dan waspada ..!

Kalo Cinta .. Jaga Tetep Mulia ..!Punya rasa cinta itu salah satu anugerah terindah yang wajib kita syukuri ...

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin memberikan komentar mengenai pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang ...Cinta itu mensucikan akal .. mengenyahkan kekhawatiran .. memunculkan keberanian .. mendorong berpenampilan rapi .. membangkitkan selera makan .. menjaga akhlak mulia ... membangkitkan semangat .. mengenakan wewangian ... memperhatikan pergaulan yang baik ... serta menjaga adab dan kepribadian ....

Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi ahli ibadah” ...

Biar bisa lolos dari ujian cinta dan nggak jadi pemuja cinta ... berikut tipsnya ....

- Cintai sewajarnya ...

Cinta itu perilaku hati yang bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya ...

Baginda Rasul Saw bersabda ..

“Cintailah orang yang engkau cintai sewajarnya saja .. karena bisa jadi dia akan menjadi orang yang engkau benci suatu saat nanti ...Bencilah orang yang engkau benci sewajarnya saja .. karena bisa jadi dia akan menjadi orang yang engkau cintai suatu saat nanti” (HR. Tirmidzi)

- Kendalikan dengan Islam ...

Segera kendalikan dengan aturan Islam ... Kasih tau dari awal kalau ekspresi cinta dalam Islam hanya diperbolehkan setelah khitbah (pinangan) menuju pernikahan .. Itupun tetep mengikuti aturan gaul Islam yang melarang mojok berduaan (berkhalwat) tanpa disertai mahrom ....

Nggak ada ruang sedikitpun bagi perilaku pacaran. Kalo tetep ngotot pengen pacaran .. Entar kalo udah merit, puas-puasin deh tuh pacarannya!

- Cinta Allah paling atas ...

Sebesar apapun rasa cinta kita berikan..tetep nggak boleh lebih tinggi dari kecintaan kita kepada Allah Swt ... Artinya .. kalo pasangan kita mengajak bermaksiat (contohnya pacaran) .. wajib ditolak .. Lalu bilangin kalo nggak ada pacaran dalam Islam .. dan nggak ada pacaran Islami ...

Baginda Rasul Saw bersabda ...

“Ada tiga hal dimana orang yang memilikinya akan merasakan manisnya iman .. yaitu Mencintai Allah dan rasul-Nya melebihi segala-galanya .. Mencintai seseorang hanya karena Allah ... danEnggan untuk menjadi kafir setelah diselamatkan Allah daripadanya sebagaimana enggannya kalau dilempar ke dalam api.” (HR. Bukhari dan Muslim)...

Hanya Islam satu-satunya tempat yang paling pas untuk meletakan cinta ...

Karena hanya Islam yang menjadikan rasa cinta dan orang-orang yang jatuh cinta terjaga kemuliaannya ...

Nggak kaya aturan sekuler kapitalis yang menjadikan cinta sebagai komoditi bisnis untuk meraih materi dan kepuasan jasmani ...

Makanya penting bagi kita untuk mengenal Islam lebih dalam ..Agar kehidupan cinta kita selalu aman dan terkendali ...

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ....

Kamis, 12 April 2012

misteri jodoh si lelaki buta


Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Kisah ini dipaparkan oleh Syaik abdul Aziz bin Abdul Kariem Al-Aql dalam salah satu ceramahnya yang berjudul "kisah dan pelajaran"

Syaikh Abdul Aziz menuturkan, "Di antara kisah (misteri jodoh) yang pernah saya ketahui adalah seorang pria dari kerabat saya yang hafal Qur'an dan shalih.

Ia orang yang dikenal rajin bersilaturahim, teguh pendirian agamanya dan selalu taat pada Allah dan dia seorang yang buta.

Suatu hari dia bertanya kepada saya,

"Ananda, ---waktu itu saya berumur 17 tahun--- , kenapa kamu belum menikah ?"

"Hingga Allah memberi saya rizki" jawab saya.

"Ananda, bersikap jujurlah pada Allah, ketuklah pintu Allah dan berharap pintu kelapangan akan terbuka." Ungkapnya.

Ia melanjutkan nasihatnya, "Duduklah ananda, aku akan menceritakan kepadamu, apa yang pernah aku alami dulu".

Ia diam sejenak, lalu melanjutkan kisahnya,

"Aku dulu benar-benar miskin. Ayah dan ibu ku juga orang miskin. Kami semua sangat miskin.

Aku sendiri semenjak dilahirkan sudah buta, pendek dan jelek. Segala sifat yang tidak disukai wanita ada padaku.

Kemudian aku sangat menginginkan seorang wanita, akan tetapi hanya kepada Allah aku curahkan segala perasaan hatiku. Dengan kondisiku yang seperti ini, akan sulit rasanya untuk mendapatkan seorang isteri.

Akupun mendatangi ayahku kemudian mengutarakan keinginanku,

"Ayahanda, aku ingin menikah."

kontan ayahku tertawa. Aku memahami bahwa derai tawa ayahku adalah isyarat agar aku berputus asa dan melupakan keinginanku untuk segera menikah. Bahkan ayahku bertanya,

"Apakah engkau gila nak ? Siapa yang mau mengambilmu sebagai menantu ? Kamu buta, kemudian keluarga kita sangat miskin. Sadarlah nak. Tidak ada jalan untuk itu."

Kemudian aku pergi menemui ibuku, mengadukan hal ini. Aku berharap, barangkali ibu bisa membujuk ayahku. Tapi, nyaris saja aku menangis ketika ibu mengucapkan nasihatnya,

"Ananda, kamu mau menikah ?Apakah kamu tidak waras, nakSiapa wanita yang mau sama kamu ?Darimana kamu mendapatkan harta ?

Kamu tahu, bahwa kita semuanya sangat membutuhkan sedikit harta untuk bertahan hidup. Kamu juga harus tahu bahwa hutang kita menumpuk, nak"

aku tidak berputus asa. Aku ulangi upayaku itu sedemikian rupa kepada ayah dan ibuku. Akan tetapi keputusannya tetap tidak berubah.

Pada suatu malam, aku berkata dalam hati, "Mengapa aku tidak mengadukan hal ini kepada Allah ? Mengapa hanya meminta pada ayah dan ibuku yang memang tidak mampu apa-apa ?

Maka kuangkat tanganku memohon kepada Allah,

" Ya Allah, mereka mengatakan kalau aku miskin, padahal Engkaulah yang membuat aku miskin.

Mereka mengatakan bahwa aku buta, padahal Engkaulah yang menciptakanku

Ya Allah, Engkaulah Rabbku, tidak ada yang berhak diibadahi selain Engkau.

Engkau Maha Mengetahui apa yang ada dalam jiwaku.

Engkau Maha Mengetahui keinginanku untuk menikah dan aku tiada daya akan hal itu.

Ya Allah, orang tuaku memang tak mampu, Tapi Engkau adalah Yang Mulia Lagi Maha Perkasa, tidak terkalahkan oleh apapun.

Ya Allah, anugerahkan istri yang penuh berkah, shalihah dan cantik jelita yang menyenangkan hatiku dan menenangkan jiwaku."

Aku berdoa sambil kedua mataku mengucurkan air mata dan hatiku meratap tangis, merendah di hadapan Allah.

Karena aku shalat malam di awal waktu, maka akupun mengantuk dan tertidur. Dalam tidur, aku bermimpi berada disebuah tempat yang sangat panas, seperti ada kobaran api yang sangat dahsyat.

Tidak berapa lama, aku melihat ada sebuah kemah yang turun dari langit. Kemah yang sangat indah dan mempesona, belum pernah aku melihat kemah seperti itu sebelumnya. Hingga kemah turun di atasku dan bahkan memayungiku.

Bersamaan dengan itu, ada hawa dingin yang aku tidak mampu kuceritakan bagaimana rasanya, karena benar-benar membawa kedamaian, hingga aku terbangun karena kedinginan setelah sebelumnya merasa udara panas yang amat sangat.

Aku terbangun dan perasaanku sangat senang dengan mimpi tersebut. Di pagi buta aku menemui seorang ulama yang mampu menakwilkan mimpi.

Setelah aku menceritakan mimpi itu, ulama tersebut berkata,

"Ananda, apakah engkau sudah menikah ? Kalau belum, mengapa kamu tidak menikah ?"

"Belum, demi Allah saya belum menikah" jawabku.

"Mengapa engkau tidak menikah ?" tanyanya, lagi.

"Demi Allah, ya syaikh, seperti engkau ketahui aku adalah orang buta lagi miskin serta buruk rupa." keluhku.

"Ananda, apakah tadi malam engkau mengetuk pintu Rabbmu ?" Tanyanya lagi.

"Ya, aku mengetuk pintu Rabbku." Jawabku.

Syaikh itu berkata,

"Pergilah ananda, perhatikanlah gadis yang paling cantik dalam benakmu dan pinanglah, karena pintu itu telah terbuka untukmu.

Ambilah yang terbaik dari yang ada dalam dirimu dan janganlah merasa rendah dengan mengatakan, "Aku adalah seorang yang buta, maka aku akan mencari wanita yang buta pula. Kalaupun tidak buta, maka cukup yang begini, yang bigitu."

Tetapi perhatikanlah gadis yang terbaik, karena pintu itu telah dibuka untukmu."

setelah aku berpikir, aku memilih gadis yang dikenal sebagai gadis yang paling cantik di daerah itu di samping memiliki nasab dan keluarga terhormat.

Maka akupun mendatangi ayah. Kukatakan kepada beliau, barangkali beliau mau pergi menemui mereka untuk melamarkan meminang gadis itu untukku.

Tapi ayahku menolak dengan keras. Dia benar-benar tidak setuju, mengingat wajahku yang buruk dan betapa miskinnya aku, apalagi gadis yang kuinginkan adalah gadis yang paling cantik di daerah itu.

Maka akupun pergi sendiri.

Aku bertamu pada keluarga itu, mengucapkan salam kepada mereka dan mengatakan keinginanku kepada orang tuannya.

"Saya menginginkan fulanah (maksudku putrinya)."

"Kamu menginginkan putriku ?" Tanya mereka.

" Ya, benar." Jawabku.

"Demi Allah, ahlan wa sahlan, putra fulan. Selamat datang wahai pembawa Al-Qur'an. Demi Allah, ananda, kami tidak mendapatkan laki-laki yang lebih baik darimu. Akan tetapi aku berharap agar putriku mau menerimanya."

kemudian ia pergi menemui putrinya dan mengatakan, "Wahai putriku. Ini fulan datang meminangmu. Memang dia buta, tetapi dia hafal Al-Qur'an. Dia menyimpan Al-Qur'an dalam dadanya. Kalau engkau rela ia menjadi suamimu, maka bertawakallah kepada Allah".

Sang putripun menjawab, "Ayahanda, kalau itu sudah menjadi pendapatmu, aku tidak memiliki pilihan lain. Aku bertawakal kepada Allah."

selang sepekan kemudian, wanita cantik itupun menjadi istri bagi si buta yang miskin, dengan taufik Allah dan kemudahan dari-NYA, juga karena keutamaan Al-Qur'an. Alhamdulillah." Demikian, orang itu mengakhiri kisahnya.

Demikian pula, berakhir penuturan Syaikh Abdul Aziz.

Selasa, 10 April 2012

ikatkan atau lepaskan

Jika dalam cintamu hatimu lebih sering terluka ..Daripada digembirakannya ..

Maka lepaskanlah dia dari genggaman penuh khawatirmu..Jika dia memang cinta sejatimu ...Dia akan kembali sebagai belahan jiwa yg memuliakanmu,

Tapi ..jika dia tak pernah kembali,Memang dari awal dia tak pernah direncanakan bagimu..Hapuslah sedihmu,Indahkanlah dirimu ..Dan harumkanlah ruang tamu dihatimu bagi cinta yg Baru..

Ya ALLAH,

Berikanlah kepadaku Suami/istri TERBAIK dari sisi-Mu,Suami/istri yg juga menjadi sahabatku dlm Urusan agama,dunia dan akhirat-Mu..

Rabb....Aku memohon Cinta-Mu

Cinta Orang2 yg mencintai-Mu dan amal yg dpt menggapai cinta-Mu

Ya Allah,jadikanlah cintaku kpd-Mu melebihi cintaku kpd diriku sendiri,keluarga dan kecintaanku terhadap apa pun jua ..

Ya Ilahi,Tetap SABARKAN Hatiku dlm penantian ini,
Semoga Keindahan yg kudambakan menghampiri dimasa Indah-Mu..Aamiin ya Allah....

my facebook

Popular post

-.-